Tuesday, June 6, 2017

PT Purione Megatama Teknologi Sterilisasi Ultraviolet

Teknologi Sterilisasi Ultraviolet
Sistem Desinfeksi Ultraviolet sangat asing bagi beberapa orang, bagaimana bisa sebuah cahaya dapat membunuh bakteri? Teknologi Sterilisasi Ultraviolet (UV) sudah ada selama lebih dari 60 tahun, dan keefektifannya telah didokumentasikan dengan baik secara ilmiah dan komersial. Ini adalah metode desinfeksi/pemurnian yang natural. Ultraviolet Sterilizer telah banyak digunakan saat ini dalam proses pengolahan air, karena Teknologi Sterilisasi Ultraviolet merupakan solusi yang cocok untuk pengolahan air baik skala kecil, komersial maupun industri.

UV Sterilizer adalah alat untuk membunuh atau menghilangkan mikroorganisme seperti bakteri, virus atau protozoa. Disinfeksi UV digunakan sebagai salahsatu alat untuk pemurnian air, pengolahan limbah, pengolahan makanan dan minuman, dan banyak lagi. Keuntungan utama dari Pengolahan Sistem Ultraviolet diantaranya adalah lebih aman dan lebih dapat diandalkan untuk desinfeksi air dibandingkan penggunaan bahan kimia. Sistem Pengolahan Ultraviolet juga sangat hemat biaya dan membutuhkan lebih sedikit ruang daripada sistem disinfeksi lainnya.

Apa itu UV dan bagaimana cara kerjanya?
Cahaya ultraviolet merupakan salah satu wilayah energi spektrum elektromagnetik, yang terbentang antara daerah x-ray dan daerah yang terlihat. Wavelenghts dari cahaya tampak berkisar antara 400 dan 700 nanometer (nm). UV sendiri terletak pada kisaran 200nm sampai 390nm. Bakteri atau virus yang akan dihilangkan oleh UV terjadi pada level 254nm.
Electromagnetic Spectrum
Mekanisme kerja alat sinar UV adalah melepaskan poton yang akan diserap oleh DNA mikroorganisme yang menyebabkan kerusakan DNA sehingga proses replikasi DNA akan terhambat. Pada keadaan ini, mikroorganisme akan mati secara perlahan karena tidak dapat mengatur metabolisme sel dan tidak dapat berkembang biak. DNA yang tersusun dari rantai dasar nitrogen berupa purine dan pyrimidine dimana purine terdiri dari adenine dan guanine, sedangkan pyrimidine terdiri dari thymine dan cytosine. Dalam proses penyerapan poton oleh DNA, energi yang dimiliki oleh poton akan mengakibatkan terputusnya rantai hidrogen yang menghubungkan antara thymine dan cytosine yang mengakibatkan kerusakan DNA.
Cara Kerja Sinar Ultraviolet
Dosis Pemakaian
Dosis ultraviolet (UV) yang diberikan dapat dihitung dengan perkalian antara intensitas poton yang diberikan dengan lamanya waktu pemaparan yang diberikan. Satuan yang digunakan adalah mJ/cm2. Dalam pengolahan menggunakan UV dikenal D10 yang didefinisikan sebagai dosis yang dibutuhkan untuk mengurangi mikroorganisme hingga 90% dari total mikroorganisme dalam air yang diolah.

Sinar ultraviolet yang dihasilkan dari UV Sterilizer adalah melalui lampu UV yang pada dasarnya hampir sama dengan lampu fluorescent (lampu neon). Tabung lampu diisi dengan gas inert, biasanya argon dan merkuri, dengan jumlah terbatas. Berdasarkan tekanan dalam tabung, lampu UV dibedakan menjadi 2 yaitu lampu UV bertekanan rendah (Low Pressure UV) dan lampu UV bertekanan sedang (Medium Pressure UV). Perbedaan tekanan dalam tabung lampu akan berpengaruh pada gelombang elektromagnetik yang dihasilkan.

Keuntungan Sterilisasi UV
Berikut ini adalah keuntungan dari Sterilisasi Ultraviolet :
• Ramah lingkungan, tidak berbahaya atau tidak memerlukan bahan kimia
• Biaya modal awal yang rendah serta mengurangi biaya operasional dibandingkan dengan teknologi serupa seperti ozon, klorin, dll
• Sangat ekonomis, ratusan galon bisa diolah setiap hari
• Tidak ada perubahan dalam rasa, bau, pH atau konduktivitas pada air
• Pengoperasi secara otomatis tanpa perhatian khusus atau pengukuran, sehingga memudahkan operator
• Kesederhanaan dan kemudahan perawatan, pembersihan berkala (jika ada) dan penggantian lampu bisa tahunan, serta tidak ada bagian yang bergerak dan aus
• Pemasangan yang mudah, hanya dua sambungan yaitu ke air dan sambungan listrik
• Kompatibel dengan semua proses pengolahan air lainnya seperti Reverse Osmosis, Filtrasi, Pertukaran Ion, dll

Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Ultraviolet Sterilizer
Karena UV tidak meninggalkan residu yang terukur di air, maka dianjurkan agar Alat Sterilisasi UV dipasang sebagai langkah terakhir pengolahan air dan terletak sedekat mungkin dengan sistem distribusi akhir. Begitu kualitas sumber air Anda telah ditentukan, Anda perlu melihat hal-hal yang bisa menghambat UV sehingga tidak berfungsi dengan baik, misalnya karena adanya kandungan besi, mangan, TDS, kekeruhan dan padatan tersuspensi. Adanya kandungan besi dan mangan akan menyebabkan pewarnaan pada dinding Ultraviolet Sterilizer dan mencegah transmisi cahaya UV ke air. Oleh karenanya pre-treatment yang tepat diperlukan untuk menghilangkan hal ini.

Berikut PT Purione Megatama mencoba memberikan contoh instalasi Ultraviolet Sterilizer pada pengolahan air :
Instalasi UV Sterilizer pada Pengolahan Air



Share :

Posted by : PT PURIONE MEGATAMA | Water Purification Equipment

PT Purione Megatama Tentang PT PURIONE MEGATAMA

PT PURIONE MEGATAMA adalah perusahaan spesialis yang bergerak dalam bidang penyedia peralatan untuk pengolahan air bersih dan air minum

Terima kasih sudah mengunjungi website kami, pada judul : Teknologi Sterilisasi Ultraviolet. Jika ada pertanyaan, informasi produk dan harga, dapat menghubungi kami di No.Telp (021) 29553626 atau 082295308838 (Fast Response) atau Email ke : purione.megatama@gmail.com

Title : Teknologi Sterilisasi Ultraviolet
Rating Value : 4, Best Rating : 5
Reviewed by : , Date Published :