Tuesday, May 16, 2017

PT Purione Megatama Pengolahan Air Reverse Osmosis

Pengolahan Air Reverse Osmosis
Pengertian dan Gambaran Umum Reserve Osmosis
Pengertian dari sistem Reverse Osmosis atau RO adalah perpindahan air melalui satu tahap konsentrasi lebih tinggi ke tahap yang berkonsentrasi lebih rendah melalui membrane semipermeable. Teknologi Reverse Osmosis (RO) banyak dimanfaatkan manusia untuk berbagai keperluan, salah satunya adalah untuk teknologi pengolahan air minum. Salah satu ciri utama reverse osmosis system (RO) adalah dengan adanya membran (semipermeable membrane). Membran semipermeabel ini harus dapat ditembus oleh pelarut, tapi tidak oleh zat terlarut. Proses reverse osmosis menggunakan tekanan tinggi agar air bisa melewati membran, di mana kerapatan membran reverse osmosis ini adalah 0,0001 mikron (satu helai rambut dibagi 500.000 bagian). Jika air mampu melewati membran reverse osmosis, maka air inilah yang akan kita pakai, tapi jika air tidak bisa melewati membran semipermeable maka akan terbuang pada saluran khusus.

Sebelum melewati membran, proses kerja sistem reverse osmosis melalui beberapa tahap penyaringan. Perbedaan yang paling jelas sistem reverse osmosis dengan pengolahan air yang lain adalah sistem reverse osmosis ada 2 hasil karena air yang memiliki kepekatan di atas 15 ppm akan terbuang menjadi limbah, sedangkan pengolahan air yang lain hanya satu hasil.

Dibandingkan dengan sistem pengolahan air minum seperti sistem ultraviolet, sedimentasi, ozonisasi dan pengolahan air minum lainnya, teknologi pengolahan air sistem reverse osmosis (RO) adalah sistem pengolahan air minum terbaik untuk menghasilkan air minum bersih, steril, sehat. Kelebihan air hasil dari sistem reverse osmosis adalah bebas dari semua bahan pencemar air seperti virus, bakteri, bahan kimia dan logam berat. Dengan kualitas air yang baik maka sistem reverse osmosis memberikan jawaban atas tingginya pencemaran air sekarang ini, sekaligus mampu memenuhi kebutuhan akan air bersih dan sehat.

Di Indonesia, sistem reverse osmosis (RO) sudah ada sekitar akhir tahun80-an, tapi baru populer atau terkenal 5 tahun sekarang ini. Ketika awal datang ke Indonesia, harga satu unit produk reverse osmosis untuk rumah tangga lebih mahal daripada satu unit kendaraan roda dua. Sistem reverse osmosis Indonesia kebanyakan mengadopsi sistem reverse osmosis dari berbagai negara seperi Amerika Serikat (USA), Taiwan, Jepang dan Korea. Sistem reverse osmosis Indonesia sudah cukup marak dipakai di beberapa kota di Indonesia terutama kota besar seperti Jakarta, Medan, Surabaya,Semarang, Yogyakarta, Kalimantan, Makassar dan beberapa kota lainnya. Dengan makin maraknya sistem reverse osmosis Indonesia, tentu akan membantu masyarakat meningkatkan kesehatannya.

Cara Kerja Reserve Osmosis
Sebuah membran semi-permeable, seperti halnya membran yang tersusun dari dinding-dinding sel atau seperti susunan sel pada kantung kemih, bersifat selektif terhadap benda-benda yang akan melaluinya. Umumnya membran ini sangat mudah untuk dilalui oleh air karena ukuran molekulnya yang kecil, tapi juga mencegah kontaminan-kontaminan lain yang mencoba melaluinya. Sebagai percobaan, air diisikan di kedua sisi membran, dimana air di salah satu sisinya memiliki perbedaan konsentrasi mineral-mineral terlarut, karena air memiliki sifat berpindah dari larutan berkonsentrasi rendah menjuju larutan berkonsentrasi lebih tinggi, maka air akan berpindah (berdifusi) melalui membran dari sisi konsentrasi tinggi ke sisi konsentrasi yang lebih rendah. Sehingga, tekanan osmotik akan melawan proses difusi, dan akan terbentuk keseimbangan.
Skema Proses Reverse Osmosis
Proses Reverse Osmosis menggerakkan air dari konsentrasi kontaminan yang tinggi (sebagai air baku) menuju penampungan air yang memiliki konsentrasi kontaminan sangat rendah. Dengan menggunakan air bertekanan tinggi di sisi air baku, sehingga dapat menciptakan proses yang berlawanan (reverse) dari proses alamiah osmosis. Dengan tetap menggunakan membran semi-permeable maka hanya akan mengijinkan molekul air yang melaluinya dan membuang bermacam-macam kontaminan yang terlarut. Proses spesifik yang terjadi dinamakan ion eksklusi, dimana sejumlah ion pada permukaan membran sebagai sebuah pembatas mengijinkan molekul-molekul air untuk melaluinya seiring melepas substansi-substansi lain.
Skema Proses Reverse Osmosis
Walaupun dengan kemampuannya untuk memurnikan air baku, sebuah sistem Reverse Osmosis harus secara berkala dibersihkan untuk mencegah terbentuknya kerak di permukaan membran. Sistem Reverse Osmosis memerlukan karbon sebagai penyaring awal untuk mereduksi kandungan klorin yang akan merusak membran Reverse Osmosis, dan juga membutuhkan filter sedimen untuk menyaring material-material terlarut dari air baku sehingga tidak menyumbat di membran. Mereduksi kesadahan melalui proses water softening atau chemical softening juga dibutuhkan untuk wilayah-wilayah yang memiliki air baku yang sadah.

Low Pressure System
Low Pressure System biasanya digunakan di perumahan. Sistem Reverse Osmosis bertekanan rendah adalah yang bertekanan kurang dari 100 psig. Unit-unit bertekanan rendah biasanya mampu menghasilkan 2 ± 15 galon per hari, dengan efisiensi besar jumlah air limbah (reject water) sebanyak 2 ± 4galon untuk setiap galon air murni yang dihasilkan. Kemurnian air yang dihasilkan mampu mencapai 95%. Sistem jenis ini sangat terjangkau. Unit jenis ini memerlukan pemeliharaan berupa penggantian pre dan post filter (biasanya 1 hingga 4 kali per tahun); dan penggantian membran Reverse Osmosis setiap 2 hingga 3 tahun sekali, tergantung penggunaan.

High Pressure System
High Pressure System biasanya digunakan untuk komersial dan industri. Sistem tekanan tinggi biasanya beroperasi pada tekanan 100 ± 1000 psig, tergantung membran yang digunakan dan air yang akan diolah. Sistem ini biasanya digunakan untuk industri dan komersial dimana dibutuhkan volume yang besar namun tetap pada standar kemurnian yang tinggi. Kebanyakan sistem komersial dan industri menggunakan banyak membran yang diatur secara pararel untuk menghasilkan jumlah air yang diinginkan. Air yang telah diproses dari stage pertama kemudian dilanjutkan ke modul membran tambahan untuk mendapatkan tingkat pemurnian yang lebih tinggi. Air limbah yang dihasilkan dapat juga diarahkan ke modul membran berikutnya untuk meningkatkan efisiensi sistem. Sistem High Pressure untuk industri mampu menghasilkan 10 hingga ribuan galon air perhari dengan efisiensi 1 ± 9 galon air limbah. Kemurnian air bisa mencapai 95%. Sistem ini lebih besar dan lebih rumit dibandingkan sistem Low Pressure.



Share :

Posted by : PT PURIONE MEGATAMA | Water Purification Equipment

PT Purione Megatama Tentang PT PURIONE MEGATAMA

PT PURIONE MEGATAMA adalah perusahaan spesialis yang bergerak dalam bidang penyedia peralatan untuk pengolahan air bersih dan air minum

Terima kasih sudah mengunjungi website kami, pada judul : Pengolahan Air Reverse Osmosis. Jika ada pertanyaan, informasi produk dan harga, dapat menghubungi kami di No.Telp (021) 29553626 atau 082295308838 (Fast Response) atau Email ke : purione.megatama@gmail.com

Title : Pengolahan Air Reverse Osmosis
Rating Value : 4, Best Rating : 5
Reviewed by : , Date Published :