Saturday, February 11, 2017

PT Purione Megatama Sistem Penyediaan Air Minum

Sistem Penyediaan Air Minum
Sistem Penyediaan Air Minum yang selanjutnya disingkat SPAM merupakan satu kesatuan sarana dan prasarana penyediaan air minum. Penyelenggaraan SPAM adalah serangkaian kegiatan dalam melaksanakan pengembangan dan pengelolaan sarana dan prasarana yang mengikuti proses dasar manajemen untuk penyediaan air minum. Pengembangan SPAM adalah kegiatan yang dilakukan terkait dengan ketersediaan sarana dan prasarana SPAM dalam rangka memenuhi kuantitas, kualitas, dan kontinuitas air minum yang meliputi pembangunan baru, peningkatan, dan perluasan. Pengelolaan SPAM adalah kegiatan yang dilakukan terkait dengan kemanfaatan fungsi sarana dan prasarana SPAM terbangun yang meliputi operasi dan pemeliharaan, perbaikan, peningkatan sumber daya manusia, serta kelembagaan.

SPAM diselenggarakan untuk memberikan pelayanan air minum untuk memenuhi kebutuhan air minum, dengan tujuan untuk :
  1. Tersedianya pelayanan air minum
  2. Terwujudnya pengelolaan dan pelayanan air minum yang berkualitas dengan harga yang terjangkau
  3. Tercapainya kepentingan yang seimbang dengan pelanggan
  4. Tercapainya penyelenggaraan air minum yang efektif dan efisien untuk memperluas cakupan pelayanan air minum
Jenis Sistem Penyediaan Air Minum :
  1. SPAM Jaringan Perpipaan
  2. SPAM Bukan Jaringan Perpipaan
A. SPAM Jaringan Perpipaan
SPAM Jaringan Perpipaan meliputi :
  1. Unit Air Baku
  2. Unit Produksi
  3. Unit Distribusi
  4. Unit Pelayanan
I. Unit Air Baku
Unit Air Baku merupakan sarana pengambilan atau penyedia air baku. Unit Air Baku terdiri atas :
  • bangunan penampungan air
  • bangunan pengambilan/penyadapan
  • alat pengukuran dan peralatan pemantauan
  • sistem pemompaan
  • bangunan sarana pembawa serta perlengkapannya
Pengambilan air baku wajib dilakukan berdasarkan izin sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pengambilan air baku wajib memperhatikan keperluan konservasi dan pencegahan kerusakan lingkungan hidup sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Air baku wajib memenuhi baku mutu air dengan klasifikasi dan kriteria mutu air baku untuk penyediaan air minum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

II. Unit Produksi
Unit Produksi merupakan infrastruktur yang dapat digunakan untuk proses pengolahan air baku menjadi air minum melalui proses fisika, kimia atau biologi. Unit Produksi terdiri atas :
  • bangunan pengolahan dan perlengkapannya
  • perangkat operasional
  • alat pengukuran dan peralatan pemantauan
  • bangunan penampungan air minum
Unit Produksi harus dilengkapi dengan sarana pengolahan lumpur sisa hasil pengolahan air baku menjadi air minum.

III. Unit Distribusi
Unit Distribusi merupakan sarana pengaliran air minum dari bangunan penampungan sampai unit pelayanan. Unit Distribusi terdiri atas:
  • jaringan distribusi dan perlengkapannya
  • bangunan penampungan
  • alat pengukuran dan peralatan pemantauan
Pengaliran air pada Unit Distribusi dapat dilakukan menggunakan sistem pemompaan atau secara gravitasi.

IV. Unit Pelayanan
Unit Pelayanan merupakan titik pengambilan air yang terdiri atas :
  • sambungan langsung
  • hidran umum
Unit pelayanan harus dipasang alat pengukuran berupa meter air.

B. SPAM Bukan Jaringan Perpipaan
SPAM Bukan Jaringan Perpipaan terdiri atas :
  1. Sumur Dangkal
  2. Sumur Pompa
  3. Bak Penampungan Air Hujan
  4. Terminal Air
  5. Bangunan Penangkap Mata Air
I. Sumur Dangkal
Sumur Dangkal merupakan sarana untuk menyadap dan menampung air tanah yang digunakan sebagai sumber air baku untuk air minum. Pembangunan Sumur Dangkal wajib memperhatikan ketentuan teknis tentang kedalaman muka air dan jarak aman dari sumber pencemaran.

II. Sumur Pompa
Sumur Pompa merupakan sarana berupa sumur yang bertujuan untuk mendapatkan air baku untuk air minum yang dibuat dengan mengebor tanah pada kedalaman tertentu. Pengambilan air dengan menggunakan sumur pompa dilakukan dengan menghisap atau menekan air ke permukaan dengan menggunakan pompa. Pembangunan Sumur Pompa wajib memperhatikan ketentuan teknis tentang kedalaman muka air dan jarak aman dari sumber pencemaran.

III. Bak Penampungan Air Hujan
Bak Penampungan Air Hujan bertujuan untuk menampung air hujan sebagai air baku. Bak penampungan air hujan harus dilengkapi dengan saringan dan penutup sebagai pengaman dari kotoran. Bak penampungan air hujan dapat digunakan secara individual atau komunal.

IV. Terminal Air
Terminal Air merupakan sarana pelayanan air minum yang digunakan secara komunal berupa bak penampung air yang ditempatkan di atas permukaan tanah atau pondasi dan pengisian air dilakukan dengan sistem curah dari mobil tangki air atau kapal tangki air. Terminal Air ditempatkan di daerah rawan air minum, daerah kumuh, masyarakat berpenghasilan rendah atau daerah terpencil. Penempatan Terminal Air harus berada di tempat yang mudah diakses.

V. Bangunan Penangkap Mata Air
Bangunan Penangkap Mata Air merupakan sarana yang dibangun untuk mengumpulkan air pada sumber mata air dan melindungi sumber mata air terhadap pencemaran. Bangunan Penangkap Mata Air dapat dilengkapi dengan bak penampung dan harus dilengkapi fasilitas keran di sekitar mata air.



Share :

Posted by : PT PURIONE MEGATAMA | Water Purification Equipment

PT Purione Megatama Tentang PT PURIONE MEGATAMA

PT PURIONE MEGATAMA adalah perusahaan spesialis yang bergerak dalam bidang penyedia peralatan untuk pengolahan air bersih dan air minum

Terima kasih sudah mengunjungi website kami, pada judul : Sistem Penyediaan Air Minum. Jika ada pertanyaan, informasi produk dan harga, dapat menghubungi kami di No.Telp (021) 29553626 atau 082295308838 (Fast Response) atau Email ke : purione.megatama@gmail.com

Title : Sistem Penyediaan Air Minum
Rating Value : 4, Best Rating : 5
Reviewed by : , Date Published :